Jakarta – "Setiap kita adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban." Pesan tersebut ditegaskan Kepala BPOM Taruna Ikrar saat melantik 58 pejabat di lingkungan BPOM, Kamis (2/7/2026). Dalam arahannya, ia menekankan bahwa integritas dan akuntabilitas menjadi fondasi utama kepemimpinan di lembaga yang bertugas melindungi masyarakat melalui pengawasan obat dan makanan.
Menurut Taruna Ikrar, integritas menjadi fondasi utama karena setiap keputusan yang diambil BPOM berkaitan langsung dengan perlindungan masyarakat. Sebagai lembaga yang diberi mandat melalui berbagai peraturan perundang-undangan, BPOM bertanggung jawab memastikan produk yang beredar memenuhi standar keamanan, khasiat, dan mutu.
BPOM memiliki tugas yang terhormat sekaligus mulia karena diamanahkan oleh undang-undang. Tugas dan tanggung jawab BPOM setidaknya diamanahkan oleh 3 undang-undang, yaitu Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, maupun Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Karena itu, Taruna Ikrar mengingatkan bahwa setiap keputusan yang diambil pejabat BPOM tidak hanya berdampak pada organisasi, tetapi juga pada keamanan obat, pangan, kosmetik, dan produk kesehatan yang digunakan masyarakat setiap hari. Karena itu, jabatan di BPOM bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah untuk menjaga kesehatan masyarakat sekaligus mendukung iklim usaha yang sehat.
Sebanyak 58 pejabat yang dilantik hari ini, terdiri atas 17 pimpinan tinggi pratama, 22 pejabat administrator, dan 19 pejabat pengawas yang akan bertugas di BPOM pusat maupun unit pelaksana teknis (UPT) di berbagai daerah. Setelah diambil sumpah, pejabat yang dilantik menandatangani Berita Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah yang secara simbolis diwakili oleh Syamsidar Thamrin dan I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa. Penandatanganan disaksikan oleh Sekretaris Utama Jayadi dan Inspektur Utama Yan Setiadi.
Turut hadir dalam pelantikan antara lain pimpinan tinggi madya dan pimpinan tinggi pratama, fungsional ahli utama, serta tamu undangan lainnya. Pelantikan juga disaksikan secara daring melalui Zoom Meeting oleh jajaran BPOM pusat dan UPT di seluruh Indonesia.
Kepala BPOM meminta seluruh jajaran, khususnya Kepala UPT yang baru dilantik, untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta membuka ruang dialog dengan masyarakat. Menurutnya, kepercayaan publik hanya dapat dijaga melalui pelayanan yang transparan, responsif, dan berintegritas.
“Masyarakat menaruh harapan pada kita. Terus loyal dan semangat memberikan yang terbaik. Saya percaya 100%, kita menjalankan tugas penuh tanggung jawab,” tutur Taruna Ikrar menutup arahannya. (HM-Nelly)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat