Forum Advokasi Program Gerakan Masyarakat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA) Tahun 2026 Dorong Penguatan Komitmen Lintas Sektor dalam Pembudayaan Keamanan Pangan

27-04-2026 Umum Dilihat 43 kali

Forum Advokasi Program Gerakan Masyarakat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA) Tahun 2026 Dorong Penguatan Komitmen Lintas Sektor dalam Pembudayaan Keamanan Pangan

Bungo, 27 April 2026 – Balai POM di Bungo menyelenggarakan Forum Advokasi Program Gerakan Masyarakat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA) sebagai bagian dari pelaksanaan Program Prioritas Nasional Pembudayaan Keamanan Pangan Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Balai POM di Bungo dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain unsur pemerintah daerah, instansi terkait, perwakilan kecamatan, desa/kelurahan, sekolah, serta mitra strategis yang terlibat dalam upaya peningkatan keamanan pangan di masyarakat.

Forum advokasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan komitmen lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan program keamanan pangan berbasis komunitas. Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya peran masing-masing pihak dalam mewujudkan pangan yang aman, bermutu, dan layak dikonsumsi oleh masyarakat.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh Kepala Balai POM di Bungo. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi aktif antara pemerintah, dunia pendidikan, pelaku usaha, serta masyarakat. Oleh karena itu, pelaksanaan Program GERMAS SAPA diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menerapkan prinsip-prinsip keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari dan Pengarahan langsung dari Asisten Staf Bupati Kabupaten Merangin sekali di buka secara resmi oleh beliau.

Pada sesi pemaparan materi, narasumber dari Balai POM di Bungo menjelaskan kebijakan dan strategi pelaksanaan Program Prioritas Nasional Pembudayaan Keamanan Pangan Tahun 2026. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan program Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK), dan Sekolah yang Melaksanakan Intervensi Keamanan Pangan. Selain itu, peserta juga diberikan informasi mengenai berbagai risiko yang dapat timbul akibat pangan yang tidak memenuhi persyaratan keamanan, termasuk penggunaan bahan berbahaya, cemaran pangan, serta pentingnya penerapan Cara Produksi Pangan yang Baik.

Forum advokasi berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta menyampaikan berbagai masukan, tantangan, dan kondisi yang dihadapi di wilayah masing-masing terkait pengawasan pangan. Diskusi ini menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyusun langkah-langkah strategis yang dapat diterapkan guna mendukung keberhasilan program keamanan pangan di tingkat komunitas.

Sebagai bentuk dukungan dan komitmen bersama terhadap pelaksanaan Program GERMAS SAPA Tahun 2026, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh perwakilan pemangku kepentingan yang hadir. Penandatanganan ini menjadi simbol keseriusan seluruh pihak dalam mendukung pembudayaan keamanan pangan serta menciptakan lingkungan yang mendukung tersedianya pangan yang aman bagi masyarakat.

Melalui penyelenggaraan Forum Advokasi Program GERMAS SAPA Tahun 2026, Balai POM di Bungo berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam mewujudkan budaya keamanan pangan yang berkelanjutan. Dengan meningkatnya kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, diharapkan tujuan program pembudayaan keamanan pangan dapat tercapai secara optimal sehingga mampu memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat secara luas.

#BPOM #BalaiPOMdiBungo #GERMASSAPA #KeamananPangan #PanganAman #DesaPanganAman #PPABK #SekolahPanganAman #PembudayaanKeamananPangan

Sarana